Entah kenapa sukar ku lupa bayang wajahmu berulang kali aku hindari namun kecewa suci wajahmu, murni kasihmu teguh bersemi, pasti di hati
makin berdosa aku terasa tingkah ku ini tanpa peduli hatimu kasih di landa lara kerana aku dalam belenggu amuk asmara yang sementara
chorus
retak tugu cinta kita di pinggir lautan dara belati beracun kini masih di tangan ku lembut sentuhan cintamu makin menyentuh hati baru aku sedari tulus kasihmu
maafkan segala sengsara lama meskipun bermula dari diriku tak mungkin akan terulang kembali ini janjiku yang terakhir